Headline

Pemuda NTB Tanya Keseriusan Pemerintah dalam Pembangunan Koperasi Desa

Tokoh pemuda NTB mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang banyak terbengkalai di wilayah tersebut.

Taufik September 18, 2026 · 11:08 am
ADVERTISEMENT970 × 90

MediaHub – NTB – Sejumlah tokoh pemuda di Nusa Tenggara Barat mengungkapkan keprihatinan mereka mengenai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai masih kurang serius ditangani oleh pemerintah. Abdul Wazir, yang juga menjabat sebagai ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Tengah, melontarkan pertanyaan mengenai sejumlah proyek KDMP yang terkesan mangkrak di berbagai lokasi.

“Kami ingin tahu sejauh mana komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan KDMP yang kini tampak terbengkalai di NTB,” ujar Abdul Wazir dengan nada serius.

Keprihatinan serupa juga disampaikan oleh Rindawanto Evendi, ketua Gerakan Masyarakat Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) NTB, yang lebih akrab disapa Rindhot. Dia mengungkapkan bahwa program nasional yang dirintis oleh Presiden Prabowo mengalami kendala serius akibat ulah oknum di lapangan. Dalam risetnya, Rindhot mengidentifikasi beberapa faktor penyebab terhambatnya pelaksanaan KDMP, di antaranya masalah pembayaran yang tidak transparan dan adanya utang yang ditinggalkan oleh subkontraktor kepada desa.

“Realisasi anggaran di tingkat bawah seringkali tidak sesuai dengan alokasi anggaran dari pusat. Inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa banyak KDMP, khususnya di Lombok Tengah, terbengkalai,” tegas Rindhot, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Nasional DPP KNPI.

Isu ini pun mengundang perhatian masyarakat luas, mengingat KDMP memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian desa. Keseriusan pemerintah dalam menuntaskan proyek-proyek ini sangat diharapkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

Taufik

Jurnalis yang aktif meliput isu sosial, pemerintahan, dan perkembangan daerah.

ADVERTISEMENTResponsive

Tinggalkan Komentar

Tulis tanggapan Anda dengan sopan dan relevan dengan artikel. Email tidak akan dipublikasikan.