Olahraga

Atlet Tuli Open Donasi untuk Tanding di Malaysia, Publik Soroti Anggaran Sewa Kendaraan Kemenpora

MEDIAHUB.ID – Kontingen atlet tuli Indonesia menggalang donasi di kawasan Car Free Day untuk membiayai keikutsertaan mereka pada Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026 di Malaysia. Langkah itu memicu perhatian publik setelah diketahui kebutuhan…

iMedia August 26, 2026 · 4:17 am
ADVERTISEMENT970 × 90

MEDIAHUB.ID – Kontingen atlet tuli Indonesia menggalang donasi di kawasan Car Free Day untuk membiayai keikutsertaan mereka pada Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026 di Malaysia.

Langkah itu memicu perhatian publik setelah diketahui kebutuhan dana yang diperlukan mencapai sekitar Rp700 juta, terutama untuk transportasi dan akomodasi. Sementara itu, Kemenpora disebut menolak pendanaan dengan alasan efisiensi. Upaya pengajuan kepada 100 pihak swasta juga dilaporkan belum membuahkan hasil.

Unggahan warganet di platform X kemudian ramai membahas kondisi tersebut. Salah satu akun, @hanif_aa, menulis bahwa para atlet tuli sampai harus turun ke CFD untuk membuka donasi demi membawa nama Indonesia di ajang internasional.

“Barusan aku cek IG mereka. Ternyata untuk bisa membawa nama Indonesia di ajang Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championships 2026 di Malaysia, Kontingen Atlet Tuli Indonesia membutuhkan total donasi Rp700 juta,” tulis akun tersebut.

Di sisi lain, publik juga menyoroti anggaran Kemenpora yang disebut memiliki pos belanja bernilai besar. Salah satu yang disorot adalah alokasi sekitar Rp1,3 miliar untuk sewa kendaraan dinas jabatan pejabat eselon I periode Mei-Desember. Ada pula anggaran konsumsi yang disebut mencapai Rp198,35 juta.

Kritik pun bermunculan karena kondisi tersebut dinilai kontras dengan kebutuhan para atlet yang justru masih kesulitan mencari biaya keberangkatan ke kejuaraan internasional. Sejumlah warganet mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran di kementerian tersebut.

Hingga kini, unggahan terkait donasi untuk atlet tuli Indonesia terus ramai dibicarakan di media sosial dan memancing dorongan publik agar dukungan terhadap atlet difabel diperkuat secara nyata.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive

Tinggalkan Komentar

Tulis tanggapan Anda dengan sopan dan relevan dengan artikel. Email tidak akan dipublikasikan.